Harga minyak dunia sudah berada dikisaran usd 110, hal ini tentu akan menyebabkan turunnya saham-saham dari sektor pertambangan. Beberapa waktu yang lalu saham sektor pertambangan telah menjadi primadona dan mampu menggerakkan pasar saham indonesia. Tingginya harga minyak dunia menyebabkan dunia industri mencari alternatif bahan bakar diantaranya, batubara dan bioenergi. Hal ini juga diikuti dengan meningkatnya harga komoditas lainnya seperti nickel, emas, perak dll, yang tentunya menyebabkan meningkatnya laba perusahaan yang juga berdampak positif terhadap harga saham di sektor pertambangan, ambil contoh aja ; Inco, Antam dan Bumi, harga sahamnya melonjak hampir bahkan melebihi 100%.
Seiring dengan semakin menguatnya harga minyak dunia, saham sektor pertambangan khususnya energi alternatif seperti batubara, nickel, emas menjadi kurang menarik namun tetap memiliki prospek yang baik. Penurunan laba perusahaan disektor ini bukan karena kinerjanya yang jelek, namun akibat dari menurunnya harga komoditas akibat semakin menguatnya harga minyak dunia.
Harga yang semakin menurun, menurut hemat saya merupakan peluang untuk mendapatkan gain yang cukup baik. ANTM saat ini hanya berharga 1800, 3 bulan lalu saham ini sempat di harga 5000/lembar sahamnya, demikian juga dengan INCO, BUMI, TINS dll.
Dalam jangka pendek mungkin saham sektor ini (pertambangan) menjadi kurang menarik, diperkirakan saham sektor telekomunikasi, perbankan, konsumer untuk sementara akan menjadi icon pasar seiring dengan inflasi yang tetap terjaga.
bisa dilihat saham Telkom, BTEL, Fren cukup aktif dalam beberapa pekan ini, demikian juga dengan BBNI, BBRI, BBCA, dan BMRI disektor perbankan, untuk sektor konsumer tampaknya UNVR, dan INDF akan tetap menjadi primadona pasar karena kinerjanya yang cukup mengesankan.
Anda boleh mengcopy dan menempatkan article ini di web/blog anda, selama nama andi.rock, andi.rock@yahoo.co.id, http://www.reboundmarket.blogspot.com/ tercantum didalamnya. Hal ini hanya diijinkan untuk kegiatan yang bersifat nonbisnis
No comments:
Post a Comment